Awalnya dulu Handphone hanya
digunakan untuk sarana berkomunikasi dan hanya digunakan untuk kalangan
tertentu misalnya, pebisnis yang sangat membutuhkan untuk penunjang kerjanya
dalam bertukar informasi dengan rekan kerja. Namun seiring perkembangan zaman,
Handphone kini dilengkapi dengan fitur-fitur yang menarik dan digunakan oleh
semua kalangan, termasuk para remaja. Handphone kini bukan hanya sekedar alat
untuk berkomunikasi melainkan menjadi sebuah gaya hidup sebagian masyarakat
terutama remaja.
Kini Handphone adalah dunia
untuk berkomunikasi, berbagi, dan hiburan berupa gambar, video, games, tulisan
serta music. Kemudian harga yang ditawarkan cukup terjangkau, dan dilengkapi
dengan fitur-fitur seperti Internet, kamera, games, video, music, radio dan
lain-lain. Dengan adanya Handphone, kita bisa mendapatkan informasi yang paling
update di internet. Fitur internet kini terdapat jejaring sosial seperti
Instagram, Line, BBM, Twitter, Facebook dan masih banyak lainnya. Misalnya jejaring
socialFacebookkini sahabat karib seorang remaja di hidup
ini bisa dibilang teman keluh kesah mereka, jika dulu kita sedang ada masalah
tentang apapun itu di tulis secara rahasia di dalam buku yang biasa disebut
buku Diary dengan menggunakan kunci yang di gembok, tidak ada satupun yang
dapat melihat tulisan yang mereka tulis. Tetapi sekarang ketika mereka ada
masalah mereka mengumbarnya di sebuah jejaring social mungkin bisa terlihat
oleh semua orang, tanpa berfikir panjang apakah sebuah tulisan “Status” itu
sebuah aib atau bukan. Di kalangan remaja, Handphone digunakan sebagai alat
komunikasi yang multi fungsi, Karena multi fungsi tersebut, para remaja dapat
menggunakannya secara positif dan negative tergantung pada setiap individu. Namun, kini
remaja sangat rawan akan dampakyang
ditimbulkannya terutama dampak negatif dari penggunaan Handphone itu. Hal ini
dikarenakan sifat remaja yang cenderung ingin mencoba hal-hal baru dan faktor
usia yang rawan akan pengaruh dari luar/lingkungan mereka.
Ketika berkumpul dengan
keluarga, atapun teman seharusnya dipakai untuk saling bercengkrama ataupun
bersenda gurau, tapi kini dengan adanya Handphone malah tidak memperdulikan
keadaan di sekitar, karena terlalu asik dengan sebuah Handphone. Ketika belajar
dikelaspun terkadang tidak focus belajar melainkan, asik chatingan di jejaring
social, dijalan raya ketika mengendarai sepeda motor/ mobil tanpa mempedulikan
keselamatan diri sendiri terkadang sempat- sempatnya bermain Handphone, yang
mungkin bukan hanya mencelakan diri sendiri tetapi orang lain juga terkena
imbasnya. Handphone kini “Menjauhkan yang dekat, dan Yang dekat semakin jauh”.
Kini, seolah-olah muncul suatu
pepatah “Tiada Hari Tanpa Handphone”. Karena seperti yang di ulas sedikit
diatas dimanapun, kapanpun dan siapapun pasti mempergunakan Handphone. Sebagai generasi
muda, kita harus mampu mengendalikan arus globalisasi dengan semakin majunya
teknologi. Kita juga harus pintar dalam mengendalikan emosi kita dalam
penggunaan Handphone. Indonesia Negara berkembang, berkembang dalam segala hal.
Maka dari itu, kita harus mampu mengembangkan pendidikan di Indonesia. Olah
kemampuankita melalui media-media yang
dihasilkan teknologi seperti jasa internet.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar